Serba Serbi

Puji Astuti, Sosok Pengusaha Travel Umroh yang Kini Mantap Mengabdi Sebagai Advokat

Surabaya, LintasHukrim-[1/11/25] , Dunia hukum dan bisnis travel umroh mendapat sosok baru yang menginspirasi. Puji Astuti, pemilik PT Reizki Akbar Torindo, resmi menyandang gelar advokat setelah dilantik pada 23 Juli 2025.

Keputusan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan hidupnya, menggabungkan semangat wirausaha dan panggilan hati untuk menegakkan keadilan.

Puji Astuti bukan nama baru di dunia perjalanan ibadah. Selama bertahun-tahun mengelola jasa travel umroh dan haji, ia menyaksikan langsung berbagai persoalan yang menimpa jemaah dan pelaku usaha, terutama kasus penipuan yang merugikan banyak pihak. Dari tiket pesawat fiktif, reservasi hotel palsu, hingga jemaah yang gagal berangkat meski telah membayar lunas, semua itu meninggalkan keprihatinan mendalam baginya.

.“Ketika saya terjun ke dunia umroh dan haji, saya melihat banyak sekali penipuan. Banyak rekan-rekan saya tertipu oleh pembelian tiket pesawat, reservasi hotel, dan banyak sekali jemaah yang ternyata hanya di-PHP,” ujar Puji Astuti dengan nada reflektif.

Berangkat dari pengalaman itulah, ia memutuskan untuk memperluas pengabdiannya melalui jalur hukum. Dengan profesi barunya sebagai advokat, Puji berharap dapat menjadi pelindung bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sektor umroh dan haji.

“Insyaallah, dengan profesi yang saya miliki ini, saya siap menerima pengaduan dan semoga bisa memberikan sedikit payung hukum, sedikit pengetahuan, atau bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Puji mengaku bahwa inspirasi terbesarnya datang dari kasus-kasus nyata yang ia hadapi sendiri. Ia ingin agar para pelaku usaha yang jujur mendapat perlindungan, dan masyarakat memiliki tempat untuk mencari keadilan tanpa rasa takut atau ragu.

Lebih dari sekadar profesi, langkah Puji menjadi advokat juga membawa pesan kuat bagi kaum perempuan Indonesia. Ia menekankan bahwa belajar tidak mengenal batas usia, dan setiap wanita berhak untuk mengembangkan diri serta berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

“Yuk, jangan pernah lelah untuk menimba ilmu, belajar sesuai passion dan cita-cita kita.

Semangat belajar harus tetap ada. Kita berusaha menjadi wanita yang punya nilai, bukan untuk bersaing dengan pria, tapi untuk menginspirasi mereka, diri sendiri, dan generasi penerus,” ujarnya penuh semangat.

Dengan idealisme dan empatinya, Puji Astuti menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang capaian materi, melainkan juga tentang seberapa besar manfaat yang bisa dibagikan. Ia kini melangkah mantap sebagai pengusaha sekaligus advokat yang bertekad menjadikan hukum sebagai alat perlindungan bagi yang lemah dan jalan perubahan menuju dunia usaha yang lebih jujur dan berkeadilan.

Berita Lainnya

Back to top button