Headline

PERADI Surabaya Rangkul Jurnalis Hukum, Dorong Transparansi Penegakan Hukum

Reporter : Achmat Mudzakir
TF : Ketua DPC PERADI Surabaya Hariyanto, Wakil Ketua Johanes Dipa Widjaja dan Dahlan Iskan

Surabaya, LintasHukrim,Com– Suasana hangat penuh keakraban terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar DPC PERADI Surabaya bersama para jurnalis hukum di Graha Mahameru, Senin (16/3/2026).

Kegiatan bertajuk “Harmoni Ramadhan: Advokat & Jurnalis Bersatu” itu menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan kalangan advokat yang selama ini sama-sama berkutat dalam dinamika penegakan hukum.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPC PERADI Surabaya Hariyanto, Wakil Ketua Johanes Dipa Widjaja, serta mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang turut memberikan pandangan mengenai pentingnya etika profesi dan hubungan advokat dengan media.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPC PERADI Surabaya, Johanes Dipa Widjaja SH MH, menegaskan bahwa hubungan antara advokat dan jurnalis hukum memiliki peran penting dalam menjaga transparansi serta kontrol publik terhadap proses penegakan hukum.

Menurut Johanes, jurnalis merupakan mitra strategis bagi advokat dalam menyampaikan informasi hukum yang benar kepada masyarakat.

“Pers memiliki peran penting dalam memberikan edukasi hukum kepada publik. Karena itu, hubungan baik antara advokat dan jurnalis perlu terus dijaga,” tutur advokat dari Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partners itu.

Ia juga menekankan bahwa advokat sebagai penegak hukum harus terbuka terhadap kritik dan pemberitaan. Kehadiran jurnalis, kata Johanes, menjadi bagian dari kontrol sosial agar praktik hukum berjalan secara profesional dan berintegritas.

Selain mempererat silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi ringan mengenai berbagai isu hukum yang berkembang, khususnya dinamika persidangan di pengadilan.

“Sinergi ini penting. Kami berharap komunikasi antara advokat dan jurnalis hukum terus terjalin baik, sehingga informasi hukum yang sampai kepada masyarakat tetap akurat dan berimbang,” tambahnya di sela-sela acara.

Sementara itu, Dahlan Iskan dalam kesempatan yang sama mendorong adanya dialog terbuka antara advokat dan wartawan untuk membahas persoalan etika profesi yang kerap menjadi sorotan publik.
Menurutnya, kedua profesi memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat, namun keduanya juga tidak lepas dari kritik. Karena itu, ia menilai penting adanya ruang diskusi yang jujur dan terbuka agar masing-masing profesi dapat melakukan refleksi diri.

“Sekali-sekali advokat dan wartawan perlu duduk bersama. Dialog buka-bukaan saja, siapa di antara dua profesi ini yang paling banyak kritiknya dari masyarakat,” ujar Dahlan.

Ia menambahkan bahwa suatu pekerjaan dapat disebut sebagai profesi apabila memiliki kode etik yang dijalankan secara konsisten.

Tanpa kepatuhan terhadap kode etik, sebuah profesi akan kehilangan kepercayaan publik.

Acara buka puasa berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Diiringi musik dari grup band lokal, kegiatan juga diisi dengan pembagian berbagai macam doorprize menarik bagi para peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, DPC PERADI Surabaya berharap kolaborasi antara advokat dan jurnalis hukum semakin kuat, sehingga turut mendorong terciptanya penegakan hukum yang transparan dan berpihak pada keadilan.

Berita Lainnya

Back to top button