Serba Serbi

HUT ke-10 Berita TKP: Dari Ide Sederhana Menuju Media Penjaga Kepentingan Publik

SURABAYA, LintasHukrim– Sepuluh tahun bukan sekadar angka bagi Kantor Berita TKP. Melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 yang digelar di Shakila Guest House, Surabaya, Sabtu (20/12/2025), media ini menegaskan kembali komitmennya sebagai ruang kontrol sosial dan penyampai informasi publik.

Acara yang dihadiri puluhan wartawan lintas daerah, jajaran pimpinan perusahaan, pimpinan umum, penasehat hukum, serta tamu undangan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pemotongan tumpeng dan peniupan lilin ulang tahun menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan satu dekade Berita TKP dalam dunia jurnalistik.
Pimpinan Perusahaan Berita TKP, D. Firmansyah, S.H., bersama Pimpinan Umum R. Ferinando A.P., S.H., C.MD hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan soliditas internal dalam menjaga arah dan nilai perjuangan media.

Ketua Panitia HUT ke-10 Berita TKP, Imam Buchori, menyampaikan bahwa perjalanan media ini dibangun melalui proses panjang yang penuh tantangan. Menurutnya, keberlangsungan Berita TKP hingga usia 10 tahun merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen bersama.

“Berita TKP lahir dari niat yang tulus. Kami bekerja bukan semata untuk profesi, tetapi juga untuk tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ujarnya.

Imam menegaskan bahwa etika jurnalistik menjadi pilar utama yang menjaga eksistensi media di tengah berbagai tekanan dan dinamika industri pers.

Dalam sambutannya, Pimpinan Umum Berita TKP, R. Ferinando A.P., S.H., C.MD menyoroti posisi jurnalis sebagai garda depan penyedia informasi publik. Ia menyebut jurnalisme sebagai profesi mulia yang menuntut keberanian, ketelitian, dan integritas.

“Informasi yang disampaikan jurnalis bisa menjadi cahaya bagi masyarakat. Namun bagi mereka yang membenci kebenaran, informasi justru dianggap ancaman,” katanya.

Ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta Undang-Undang Pers sebagai pedoman dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Penasehat Hukum Berita TKP, Sukardi, menambahkan bahwa profesionalisme wartawan tidak dapat dipisahkan dari pemahaman hukum pers. Menurutnya, keberanian tanpa dasar hukum justru dapat merugikan wartawan itu sendiri.

“Wartawan harus tajam dan berani, tetapi tetap profesional dan beretika,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-10 Berita TKP menjadi penegasan bahwa media ini berkomitmen untuk terus menjaga independensi, integritas, serta keberpihakan pada kepentingan publik, seiring tantangan dunia pers yang kian kompleks.(juan)

Berita Lainnya

Back to top button